Kampung Bener Pepanyi mulanya dibuka pada masa penjajahan belanda tahun 1948, dan orang yang pertama kali masuk (Memuger Dalam Bahasa Gayo) berjumlah 22 orang yaitu:
1. Ahmad Nurdin
2. Abd. Kadir
3. Aman Tawar
4. Aman Sulaiman
5. Aman Ilyas
6. M.Amin A
7. Aman Yusuf
8. Aman Yusni
9. Aman Saleh R
10. Aman Asiah
11. Aman Sopiyan
12. Aman Raisah
13. Aman Masniar
14. Aman Idham
15. Aman Ibrahim
16. Aman Nurlela
17. Aman Ismail
18. Aman Yunan
19. Aman Daud
20. Saat
21. Aman Ahmad
22. Aman Rijah
Ke 22 orang yang pertama sekali membuka lahan dikampung Bener Pepanyi tersebut merupakan penduduk Kampung yang berasal dari kampung Toweren Kabupaten Aceh Tengah Kampung Bener Pepanyi sendiri dinamakan oleh orang tua terdahulu dengan cara Musyawarah dan mufakat.
Karena letaknya yang masih berada ditengah hutan, masyarakat yang ada saat itu bergotong royong membersihkan hutan hingga di Kampung Bener Pepanyi ini pertama sekali masyaraktnya berusaha untuk membuat lahan persawahan
Paska Pemberontakan DI TII maka masuklah gelombang kedua yang berjumlah 12 orang dan Pada saat itu sudah ada 34 Kepala Keluarga yang membuka lahan pertanian di Kampung Bener Pepanyi. Dulunya Kampung Bener Pepanyi berada dalam Kecamatan Bandar Kabupaten Aceh Tengah dan merupakan kampung yang tertua dalam wilayah Kecamatan Permata yang mana telah defenitif semenjak tahun 1968. Dan Pada Tahun 2004 Kabupaten Aceh Tengah dimekarkan menjadi Kabupaten Bener Meriah dan Kecamatan Bandar dimekarkan menjadi Kecamatan Permata dan Kampung Bener Pepanyi sampai sekarang berada dalam Kecamatan Permata.
Adapun Kampung Bener Pepanyi dibagi menjadi 5 (lima) dusun, yaitu :
a. Dusun Darussalam
b. Dusun Bener Baru
c. Dusun Kute Alam
d. Dusun Gunung Kapal
e. Dusun Linung Bulen